Romadlon segera berakhir, apakah kita telah rela Romadlon itu akan berlalu tanpa sekedar torehan makna yang mampu kita banggakan kelak di akhirat nanti? Wallahu a'lam. Jangan-jangan apa yang ada selama ini bahwa kita melakukan puasa hanya karna latah belaka? Jangn-jangan kita berpuasa hanya karna kita merasa tepaksa dan terbebani. Allahu Akbar, hamba berlindung dari hal-hal yang demikian.
jangan pernah tersinggung dengan tulisan ini, karna ini adalah untuk bahan renungan kita semua.
Sabtu, 20 September 2008
Merengkuh Kenikmatan Syurgawi
Diposting oleh
Alif Nur Rohman
di
17.35
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar