Tak pernah terbayang sebelumnya, ketika harta harus selalu jadi alasan utama sebuah kehancuran. Sungguh ironis.
Pernahkah terbayang pada diri anda, bahwa niat yang baik belum tentu berakhir dengan baik pula, apalagi cara yang mereka lakukan justru salah. Banyak sekali contoh yang dapat kita petik hikmahnya. Kehancuran rumah tangga misalnya, karna alasan ekonomi, seorang ibu rumah tangga harus bekerja di negeri orang. Atas dasar apapun, seorang ibu rumah tangga tidaklah bisa dibenarkan meninggalkan suami dan anak-anaknya begitu lama lebih dari 2 hari. Karena tugas seorang ibu adalah di keluarganya. Sungguh sebuah emansipasi yang kebablasan. Siapa yang harus disalahkan ketika naluri seorang suami menuntut adanya seorang istri untuk memenuhinya? Sungguh suatu ahzab yang sanggat besar dimata Allah karena telah menyia-nyiakan anugrahNYA, yakni merawat keluarganya. Karna jihad paling besar seorang istri adalah pada keluarganya. (Dedikasi untuk ibu-ibu rumah tangga yang telah terlanjur menjadi seorang TKW, pulanglah, karna keluarga anda lebih membutuhkan anda dari pada uang anda)
Senin, 22 September 2008
Berenang Kenegri Sebrang
Diposting oleh
Alif Nur Rohman
di
17.14
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar