KABUPATEN REMBANG- Keluarga pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, RA Kartini, membutuhkan perhatian dari pemerintah. Rukmini (35), salah seorang cucu buyut Kartini, mengatakan hal itu saat hadir dalam resepsi Peringatan Ke-127 Hari Kartini di pendapa rumah dinas bupati, Sabtu (22/4). Rukmini merupakan anak ketiga dari lima bersaudara keturunan Budi Soesalit, cucu tunggal Kartini.
Dia mengaku selama ini hanya mendapatkan bantuan rutin dari Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional (IKPN). "Keluarga kami hanya menerima bantuan rutin dari IKPN Rp 50.000/bulan,
Uang itu digunakan untuk membayar SPP adik bungsunya, Rahmat Hariputra (30) yang menderita tunagrahita dan masuk SLB beberapa tahun lalu.
Semua buyut Kartini hidup dalam satu rumah yang cukup luas, warisan Budi Soesalit di Condet, Jakarta. "Semuanya nggak ada yang jadi," kata Rukmini sambil tersipu.
Meskipun memohon perhatian dari pemerintah, bukan berarti dia bermaksud meminta-minta.
Bantuan Dana
Rukmini datang bersama ibunya, Sri Biantini, atas undangan Panitia Peringatan Ke-127 Hari Kartini Kabupaten Rembang. Dia mengaku senang mendapatkan perhatian kembali. "Baru kali ini saya datang ke Rembang, setelah puluhan tahun yang lalu saat peringatan yang ke-100," tuturnya.
Bupati Rembang Moch Salim menyatakan Pemkab akan membantu keluarga Kartini berupa dana. "Besarnya kurang lebih sekitar Rp 15 juta," ungkapnya. (dit-65s)
--
Posting oleh proactive ke KOMUNITAS MASYARAKAT KABUPATEN JEPARA, KUDUS, PATI, REMBANG, BLORA pada 4/15/2008 12:14:00 PM
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
0 komentar:
Posting Komentar