Kebijakan pemerintah yang satu ini dengan berbagai pertimbangan, tentu saja membuat lebih dari separo rakyat indonesia menjadi gerah. Hal ini disebabkan karna BBM telah diumpamakan oleh masyarakat sebagai kebutuhan pokok. Sehingga tidak dapat disangkal lagi jika kebutuhan akan BBM ini dinaikan, tentu saja akan menuai protes yang beragam. Cobalah kita berpikir sepintas. Apa jadinya jika biaya transportasi menjadi melambung? Tentu saja segala macam kebutuhan manusia yang hanya mampu diangkut dengan BBM akan ikut melambung tinggi. Dan tentu saja rakyat lagi yang harus menderita.
Bagaimana jika keputusan pemerintah tersebut tebang pilih? Hem... Kayaknya masuk akal juga jika keputusan tersebut tebang pilih. Akan tetapi bagi segelintir orang, keputusan menaikan BBM hanya untuk mereka yang mengendarai mobil saja, akan menyebabkan kecemburuan sosial antara si miskin dan si kaya. Akan tetapi, keputusan pemerintah jika memang tebang pilih, akan lebih mendapatkan simpati warga dari pada menaikan BBM sepenuhnya. Pertanyaan terakhir yang tak perlu dijawab. Sebenarnya pemerintah bekerja untuk siapa? Rakyat ataukah konglomerat?
--
Posting oleh proactive ke KOMUNITAS JATRA pada 5/07/2008 07:41:00 AM
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
0 komentar:
Posting Komentar